Type Here to Get Search Results !

JIWA YANG TEGUH


Oleh: Titin
Owner Angkringan Jahe Merah

Teguh adalah sifat yang melekat pada diri dan sangat kuat. Keteguhan menurut KBBI yaitu memiliki kekuatan atau ketetapan. Ini mengarah pada hati, iman, niat, dan sebagainya.

Bila semua sikap seluruh mukmin seperti ini, maka mereka akan terhindar dari sifat kebodohan, pembangkangan dan sebagainya. Mereka akan terus senantiasa meningkatkan iman yang kuat, bersungguh-sungguh beramal saleh untuk tetap dalam petunjuk allah ﷻ yaitu mengikuti syariat. Seperti yang dituntunkan oleh Rasulullah ﷺ.

Siapa saja yang melaksanakan tuntunan ini, maka mereka tidak akan bisa terkena pengaruh yang jelek, seburuk apa pun situasi di lingkungannya. Mereka tetap bersungguh-sungguh untuk berpegang teguh kepada petunjuk-petunjuk dan bimbingan Allah ﷻ. Dan melaksanakannya dengan ringan dan ikhlas mengharap Ridho-Nya.

Kriterianya seperti firman Allah ﷻ di bawah ini:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا عَلَيْكُمْ أَنْفُسَكُمْ ۖ لَا يَضُرُّكُمْ مَنْ ضَلَّ إِذَا اهْتَدَيْتُمْ ۚ إِلَى اللَّهِ مَرْجِعُكُمْ جَمِيعًا فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ
Wahai orang-orang yang beriman! Jagalah dirimu; (karena) orang yang sesat itu tidak akan membahayakanmu apabila kamu telah mendapat petunjuk. Hanya kepada Allah kamu semua akan kembali, kemudian Dia akan menerangkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.

Wahai orang-orang yang beriman Allah memanggilmu. Begitu juga wahai orang-orang yang mau beriman, lihatlah usia dunia sudah mencapai usia seperti dalam sabda Rasulullah hampir pada titik tahun ke 1500H. Artinya sudah dekat dengan hari kiamat. Coba lihatlah tandanya sudah banyak kemaksiatan, kemungkaran kekuasaan di sana.

Mereka takut tidak kebagian dunia karena takut keburu nanti kiamat tidak mendapat apa-apa. Maka mereka berlomba-lomba menguasainya. Hingga Tahta dan mahkota dunia berada di pangkuannya. Segala cara dicipta untuk menguasainya. Padahal, padanya tidak menyadari kemenangan itu bukan untuk dirinya, tetapi pemenangnya adalah setan yang membisikinya. Karena mereka dijauhkan sejauh-jauhnya dari petunjuk yang sebenarnya. Akhirnya berkat ulahnya terjadi lingkungan yang jelek, kotor dan horor.

Sangat berbeda dengan mereka yang pemegang keteguhan. Dunia bukanlah tujuan akhirnya. Karenanya mereka menjaga dan terjaga di dunia sampai akhiratnya. Meskipun banyak yang berusaha menyesatkannya tetapi mereka teguh pada prinsip kukuh melaksanakan petunjuk-Nya.

Malah mereka kasihan pada penghamba dunia kenapa tidak mau paham tentang kehidupan sejatinya. Mereka dicipta oleh siapa, hidupnya untuk apa, dan matinya mau kemana?

Namun di seberang sana, kuatnya keteguhan jiwa orang-orang beriman mereka anggap aneh, tidak sesuai zaman bahkan dikucilkannya dan di anggap asing baginya. Karena orang beriman senantiasa selalu menyadari bahwa Allah akan membalas segala perbuatannya nanti. Orang-orang yang beriman akan memperkuat pembinaan pribadinya untuk menjaga keimanannya yang teguh. Dengan cara beribadah, berdzikir untuk senantiasa mengingat Allah, dengan memperdalam ilmu agama.

Mereka yakin dengan teguhnya iman di dada terjaga dari orang yang akan membahayakannya. Sebab apa pun yang terjadi ia berada dalam koridor takwa.

Keteguhan bagi orang yang beriman itu teduh, di bawah kesadaran iman yang ia rengkuh, sekalipun mereka berada dalam sistem yang sangat rapuh.

والله أعلمُ ﺑﺎ ﻟﺼﻮﺍﺏ
“dan Allah lebih tahu yang sebenar-benarnya”

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.