JANGAN RUSAK SEDEKAHMU


Oleh: Mutiara Aini

Allah ﷻ tidak menerima sedekah hamba-nya yang disertai dengan kata-kata yang menyakitkan hati, karena Allah ﷻ hanya menerima amal kebaikan yang dilakukan dengan cara yang baik-baik. Allah ﷻ Maha Penyantun kepada hamba-Nya yang sedekahnya tidak disertai dengan kata-kata yang menyakitkan, atau yang suka menyebut-nyebut sedekahnya setelah diserahkan atau ketika menyerahkannya.

Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

قَوْلٌ مَّعْرُوْفٌ وَّمَغْفِرَةٌ خَيْرٌ مِّنْ صَدَقَةٍ يَّتْبَعُهَاۤ اَذًى ۗ وَا للّٰهُ غَنِيٌّ حَلِيْمٌ
"Perkataan yang baik dan pemberian maaf lebih baik daripada sedekah yang diiringi tindakan yang menyakiti. Allah Maha Kaya, Maha Penyantun." (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 263)

Pada ayat ini Allah ﷻ memerintahkan kepada hamba-Nya untuk menyumbangkan harta bendanya bukan untuk kepentingan Allah, tetapi untuk kepentingan hamba itu sendiri yaitu membersihkan diri, dan menumbuhkan harta mereka, agar mereka menjadi bangsa yang kuat dan kompak, serta saling tolong-menolong. Karena sesungguhnya Allah ﷻ maha kaya lagi maha pemberi rezeki.

Orang yang tidak mampu bersedekah akan tetapi dia dapat mengucapkan kata-kata yang menyenangkan atau yang tidak menyakitkan hati, dan memaafkan orang lain adalah lebih baik dari orang yang bersedekah tetapi sedekahnya itu diiringi dengan ucapan-ucapan yang menyakitkan hati dan menyinggung perasaan.

Bersedekah dengan menyakiti hati penerima, bisa jadi dapat membuat sedekah tersebut tidak bernilai di mata Allah.

والله أعلمُ ﺑﺎ ﻟﺼﻮﺍﺏ
“dan Allah lebih tahu yang sebenar-benarnya”

Posting Komentar

0 Komentar