JANJI ALLAH ITU PASTI ADANYA


Oleh: Umi Rizkyi

Hidup di dunia ini hanyalah sementara. Tidak ada yang kekal abadi kecuali Allah ﷻ. Misalnya malam akan digantikan dengan siang. Musim penghujan akan berganti musim kemarau. Perasaan bahagia, pasti suatu saat akan tergantikan dengan rasa kecewa dan sedih. Kesulitan tidak selamanya akan sulit, pasti suatu ketika akan mudah dan lain sebagainya.

Oleh karena itu, maka tidak selayaknya sebagai manusia merasa akan hidup selamanya. Ada kaya, miskin, dalam kemudahan, kesulitan, bahagia, sedih selamanya. Pasti suatu ketika semua itu akan berganti. Berputar dengan berjalannya waktu. Berkurangnya masa hidup di dunia dan semakin dekat dengan kehidupan akhirat.

Sungguh rugi jika dunia ini dijadikan tempat untuk bermaksiat kepada Allah. Padahal sudah jelas semua itu hanyalah tipudaya setan untuk menjauhkan manusia dari Tuhannya. Agar senantiasa manusia jauh dari takwa. Jauh dari taat kepada Allah ﷻ. Sebaliknya, setan akan mengajak kepada kemusrikan dan kemaksiatan kepada Allah ﷻ.

Segala larangan Allah ﷻ pasti akan dilakukannya. Misalnya tidak solat, tidak puasa Ramadhan, tidak sedekah, berbohong, dusta, tidak amanah, mencuri, korupsi, tidak menutup aurat bagi muslimah, tidak taat terhadap suami dan lain sebagainya. Semua ini merupakan kemaksiatan, semata.

Sungguh rugi jika menganggap dunia ini tempat hidup untuk selamanya. Padahal di dunia ini hanya sementara. Ibarat sebuah "perjalanan", dunia adalah waktu kita singgah untuk melepas dahaga semata. Apakah mungkin kita tinggal selamanya di tempat singgah itu? Tidak mungkin kita akan tinggal di tempat singgah karena itu bukanlah tujuan akhir perjalanan kita. Sama halnya dunia ini tidak ada yang abadi kecuali Allah ﷻ. Allah subhanahu wa ta'ala berfirman:

يٰٓاَيُّهَا النَّاسُ اِنَّ وَعْدَ اللّٰهِ حَقٌّ فَلَا تَغُرَّنَّكُمُ الْحَيٰوةُ الدُّنْيَاۗ وَلَا يَغُرَّنَّكُمْ بِاللّٰهِ الْغَرُوْرُ
Wahai manusia! Sungguh, janji Allah itu benar, maka janganlah kehidupan dunia memperdayakan kamu dan janganlah (setan) yang pandai menipu, memperdayakan kamu tentang Allah. (QS Al Fathir ayat 5 juz 22).

Setiap muslim hendaklah menyakini dengan penuh kesadaran bahwa janji Allah itu pasti adanya. Sehingga akan memupuk keimanan seseorang menjadi lebih kuat dan lebih kokoh lagi. Tanpa terkecuali, tidak tertipu dengan tipu daya setan. Di mana setan telah nyata memperdaya setiap manusia. Untuk senantiasa bermaksiat kepada Allah ﷻ.

والله أعلمُ ﺑﺎ ﻟﺼﻮﺍﺏ
“dan Allah lebih tahu yang sebenar-benarnya”

Posting Komentar

0 Komentar