Type Here to Get Search Results !

ORANG YANG BANGKRUT DI AKHIRAT


Oleh: Diaz Hamzah

Saudaraku tahukah engkau apa itu Al-Muflis?

Al Muflis adalah orang yang merugi dan bangkrut ketika di akhirat, dimana dia banyak memiliki amalan-amalan sholih, namun pada akhirnya pahalanya habis diberikan kepada orang-orang yang pernah ia dzalimi sebagai gantinya.

Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda :

أَتَدْرُوْنَ مَا الْمُفْلِسُ؟ قَالُوْا: الْمُفْلِسُ فِيْنَا مَنْ لاَ دِرْهَمَ لَهُ وَلاَ مَتَاعَ. فَقَالَ: إِنَّ الْمُفْلِسَ مِنْ أُمَّتِي مَنْ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ بِصَلاَةٍ وَصِيَامٍ وَزَكَاةٍ، وَيَأْتِي قَدْ شَتَمَ هَذَا وَقَذَفَ هَذَا وَأَكَلَ مَالَ هَذَا وَسَفَكَ دَمَ هَذَا وَضَرَبَ هَذَا، فَيُعْطَى هَذَا مِنْ حَسَنَاتِهِ وَهذَا مِنْ حَسَنَاتِهِ. فَإِنْ فَنِيَتْ حَسَنَاتُهُ قَبْلَ أَنْ يُقْضَى مَا عَلَيْهِ، أُخِذَ مِنْ خَطَايَاهُمْ فَطُرِحَتْ عَلَيْهِ ثُمَّ طُرِحَ فِي النَّارِ
Tahukah kalian siapakah orang yang bangkrut itu?” Mereka menjawab: “Orang yang bangkrut di kalangan kami adalah orang yang tidak memiliki dirham dan tidak pula memiliki harta/barang.” Rasulullah bersabda: “Sesungguhnya orang yang bangkrut dari umatku adalah orang yang datang pada hari kiamat dengan membawa pahala shalat, puasa, dan zakat. Namun ia juga datang dengan membawa dosa kedzaliman.”
  • Ia pernah mencela saudaranya;
  • Menuduh tanpa bukti (memfitnah);
  • Memakan harta saudaranya;
  • Menumpahkan darah orang lain;
  • Memukul orang lain (tanpa hak).

Maka sebagai tebusan atas kedzalimannya tersebut, diberikanlah kebaikannya kepada orang-orang itu. Hingga apabila kebaikannya telah habis dibagi-bagikan kepada orang-orang yang didzaliminya sementara belum semua kedzalimannya tertebus, diambillah kejelekan/kesalahan yang dimiliki oleh orang yang didzaliminya lalu ditimpakan kepadanya, kemudian dia dilemparkan ke dalam neraka.” (HR. Muslim 6522)

Dari hadits diatas telah jelas menerangkan bahwa mereka yang merugi dan mengalami kebangkrutan di akhirat kelak adalah manusia yang memiliki amal ibadah berlimpah namun disertai dengan perbuatan-perbuatan zalim yang banyak dia lakukan terhadap orang lain dimana kezaliman tersebut ia akan bayarkan di akhirat dengan amal ibadahnya dan bahkan jika amal baiknya telah habis, dosa orang yang ia zalimi akan ia pikul kelak sehingga dia bangkrut dan merugi.

Semoga hadits diatas menjadi renungan kita semua, jangan sampai kita kelak termasuk orang yang melakukan perbuatan zalim tersebut, karena selain merugikan orang lain di dunia namun di akhirat kerugian orang lain tersebut akan dibayarkan dengan amal ibadah kita dan menyebabkan kebangkrutan di akhirat.

Dunia ini adalah tempatnya menanam benih untuk kita tuai ketika di akhirat kelak jadi cerdas dalam beramal adalah kunci utama kesuksesan di akhirat kelak jangan sampai ketika sudah susah payah menanam amal di dunia namun hasilnya dinikmati orang lain akibat perbuatan zalim kita sedangkan diri kita sendiri sangat membutuhkannya.

والله أعلمُ ﺑﺎ ﻟﺼﻮﺍﺏ
“dan Allah lebih tahu yang sebenar-benarnya”

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.