Type Here to Get Search Results !

USIA MANUSIA TELAH TERCATAT DI DALAMNYA


Oleh: Umi Rizkyi

Allah menciptakan manusia dengan segala kesempurnaannya. Adanya akal bagi manusia, ia bisa melakukan yang baik dan yang buruk. Ia bisa mengambil jalan takwa atau dusta. Dengan akal pula manusia mampu untuk memanfaatkan umurnya.

Mau digunakan untuk apa dan mau diisi untuk apa umurnya ketika hidup di dunia ini. Berfoya-foya, hora-hora, happy-happy, selalu berjalan dan bersikap sesuai akalnya atau sesuai perintah Allah SWT.

Adapun sikap yang hanya berlandaskan pada akalnya semata misalnya makan minum apa saja, tidak peduli halal-haram. Berpakaian semaunya, berhijab boleh, tidak dipakai juga tidak apa-apa. Taat sama suami ketika dikasih uang belanja saja. Selalu semena-mena terhadap orang lain. Menjadi penguasa yang dzolim terhadap rakyatnya. Menjadi orang tua yang selalu ringan tangan dan lain sebagainya.

Adapun sikap yang berlandaskan kepada perintah Allah SWT. Misalnya sebagai seorang muslimah wajib untuk menutup aurat/berhijab. Taat terhadap suami. Berbuat baik kepada istri. Mampu mendidik anak-anaknya dengan solih dan benar sesuai perintah Allah. Tidak pernah memukul dengan pukulan yang menyakitkan, apa lagi sampai berbekas, baik kepada istri maupun anak-anaknya.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

وَاللّٰهُ خَلَقَكُمْ مِّنْ تُرَابٍ ثُمَّ مِنْ نُّطْفَةٍ ثُمَّ جَعَلَكُمْ اَزْوَاجًاۗ وَمَا تَحْمِلُ مِنْ اُنْثٰى وَلَا تَضَعُ اِلَّا بِعِلْمِهٖۗ وَمَا يُعَمَّرُ مِنْ مُّعَمَّرٍ وَّلَا يُنْقَصُ مِنْ عُمُرِهٖٓ اِلَّا فِيْ كِتٰبٍۗ اِنَّ ذٰلِكَ عَلَى اللّٰهِ يَسِيْرٌ
"Dan Allah menciptakan kamu dari tanah kemudian dari air mani, kemudian Dia menjadikan kamu berpasangan (laki-laki dan perempuan). Tidak ada seorang perempuan pun yang mengandung dan melahirkan, melainkan dengan sepengetahuan-Nya. Dan tidak dipanjangkan umur seseorang dan tidak pula dikurangi umurnya, melainkan (sudah ditetapkan) dalam Kitab (Lauh Mahfuzh). Sungguh, yang demikian itu mudah bagi Allah." (QS. Fatir[35]:11).

Dalam ayat tersebut jelas bahwa umur itu telah ditentukan dan dicatat di kitab lauh Mahfuzh. Tak ada satupun yang bisa merubahnya. Baik memajukan atau mengundurnya meski sedetikpun.

Begitulah sesungguhnya yang telah Dia tentukan. Tak ada yang mampu untuk mengubahnya.

Oleh karena itu, hanya satu-satunya jalan adalah berusaha taat dan selalu menjalankan segala perintah dan menjauhi larangan-Nya. Sebanyak mungkin mengumpulkan bekal untuk kehidupan kekal abadi nanti yaitu kehidupan akhirat.

Banyak jalan untuk menuju ke sana. Bisa dengan solat, puasa, sedekah, membantu orang yang sedang membutuhkan, mendidik anak jadi anak yang solih-solihah, infak dan lain-lain.

Semoga dengan berbagai iktiar untuk senantiasa taat dan bertakwa kepada-Nya akan mendapatkan pahala dan surga-Nya. Aamiin

والله أعلمُ ﺑﺎ ﻟﺼﻮﺍﺏ
“dan Allah lebih tahu yang sebenar-benarnya”

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.