Type Here to Get Search Results !

DAN APABILA BUMI DIRATAKAN


Oleh: Ryah Fathyrafaly

Dalam surat Al-Insyiqaq ayat 3 menerangkan :

وَاِذَا الۡاَرۡضُ مُدَّتۡؕ
dan apabila bumi diratakan,

Dan apabila bumi diratakan setelah gunung-gunung tersapu dari tempatnya akibat dahsyatnya kekuatan yang menghempaskannya. Gunung yang besar dan kekar berubah menjadi pasir yang kemudian diterbangkan oleh tiupan angin yang dahsyat, menjadi abu yang beterbangan.

Bila bumi dan gunung-gunung hancur berkeping-keping sehingga menjadi rata dan mengeluarkan apa yang ada di dalam "perut"-nya, maka hal itu adalah karena ketundukannya pada perintah Allah ﷻ dan kepatuhan melakukan kehendak-Nya.

Dalam ayat-ayat lain, Allah ﷻ berfirman:

اِذَا زُلْزِلَتِ الْاَرْضُ زِلْزَالَهَاۙ
وَاَخْرَجَتِ الْاَرْضُ اَثْقَالَهَاۙ
Apabila bumi diguncangkan dengan guncangan yang dahsyat, dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat (yang dikandung)nya. (QS. Az-Zalzalah: 1-2)

Banyak kejadian dahsyat yang terjadi di bumi ketika kiamat tiba. Apabila bumi diguncangkan oleh malaikat atas perintah Allah ﷻ dengan guncangan yang dahsyat setelah Israfil meniupkan sangkakala pertama dan bumi telah mengeluarkan beban-beban berat yang dikandung-nya, baik kekayaan yang ada di dalamnya atau mayat-mayat yang terkubur.

وَاِذَا الْقُبُوْرُ بُعْثِرَتْۙ
Dan apabila kuburan-kuburan dibongkar. (QS. Al-Infithar: 4)

Dan apabila kuburan-kuburan dibongkar sehingga mayat-mayat yang ada di dalamnya hidup kembali lalu berhamburan keluar tak tentu arah.

اَفَلَا يَعْلَمُ اِذَا بُعْثِرَ مَا فِى الْقُبُوْرِۙ
Maka tidakkah dia mengetahui apabila apa yang di dalam kubur dikeluarkan. (Qs. Al-'Adiyat: 9)

Ancaman-Nya kepada orang-orang yang ingkar terhadap nikmat-nikmat-Nya dengan menyatakan apakah mereka tidak sadar bahwa Allah ﷻ mengetahui isi hatinya. Allah ﷻ juga menyatakan bahwa Dia akan membalas keingkaran mereka itu pada hari dikeluarkan apa yang ada di dalam dada dan dibangkitkan apa yang ada di dalam kubur.

Allah ﷻ yang ada di alam semesta ini. "bumi diratakan, dan memuntahkan apa yang ada di dalamnya dan menjadi kosong" adalah bahwa bumi benar-benar luluh lantak, baik terjadinya benturan dengan planet atau benda langit lainnya, karena hilang atau kacaunya gaya gravitasi.

Luluh lantaknya bumi inilah yang juga menyebabkan seluruh isi bumi dimuntahkan dan menjadikan isi bumi kosong.

Kemudian, kalimat yang mengikutinya: "dan patuh kepada Tuhannya, dan sudah semestinya bumi itu patuh", bahwa kejadian itu berlangsung menurut sunatullah, yaitu menurut hukum-hukum Allah ﷻ yang ada di alam semesta ini.

والله أعلمُ ﺑﺎ ﻟﺼﻮﺍﺏ
“dan Allah lebih tahu yang sebenar-benarnya”

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.