Type Here to Get Search Results !

HANYA ADA DUA JALAN


Oleh: Riza Mulyani

Manusia disebut sebagai makhluk yang sempurna karena Allah ﷻ memberi manusia kemampuan untuk berpikir dan berkehendak sendiri. Dengan kemampuan berpikir dan kehendak sendiri inilah manusia bisa menjadi lebih baik dari malaikat, atau mungkin sebaliknya.

Bukti cinta Allah ﷻ kepada kita, tidak membiarkan kebingungan dalam menjalani kehidupan. Dia menurunkan Al-Qur'an sebagai penuntun hidup, agar kita dapat meraih bahagia di dunia dan akhirat, seperti dalam surat Al-Baqarah ayat 2 "Kitab ini tidak ada keraguan padanya"

Semuanya dikembalikan kepada kita jalan mana yang akan dipilih, karena hanya ada dua jalan yang Allah ﷻ tunjukan untuk kita manusia, seperti dalam surat Al-Balad ayat 10:

{وَهَدَيْنَاهُ النَّجْدَيْنِ}
"Dan Kami telah menunjukkan kepadanya dua jalan"

Menurut Sufyan As-Sauri telah meriwayatkan dari Asim, dari Zur, dari Abdullah ibnu Mas'ud sehubungan dengan makna firman Allah ﷻ tersebut Artinya kebaikan dan keburukan.

Dari Sinan ibnu Sa'd, dari Anas ibnu Malik yang mengatakan bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda:

«هُمَا نَجْدَانِ فَمَا جَعَلَ نَجْدَ الشَّرِّ أَحَبَّ إِلَيْكُمْ مِنْ نَجْدِ الْخَيْرِ»
"Keduanya adalah dua jalan, lalu apakah yang menyebabkan jalan keburukan lebih disukai olehmu daripada jalan kebaikan?"

Penyebab banyak manusia tersesat adalah karena setan yang selalu menggoda manusia menjadikan perbuatan maksiat di bumi menjadi indah seperti yang disebutkan pasa quran surat Al-hijr ayat 39:

قَالَ رَبِّ بِمَا أَغْوَيْتَنِي لَأُزَيِّنَنَّ لَهُمْ فِي الْأَرْضِ وَلَأُغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ
"Iblis berkata: "Ya Tuhanku, oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat, pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik (perbuatan maksiat) di muka bumi, dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya,"

Setan sangat tahu betul kelemahan manusia yang mencintai kemilaunya dunia, setan membangkitkan angan-angan kosong belaka sehingga hal tersebut bisa memalingkan manusia untuk bersyukur dan mengambil jalan yang benar.

Waspadalah dengan godaan setan yang begitu dahsyatnya, menggoda manusia dari arah depan, belakang, samping kanan dan kiri. Setan memberikan janji-janji kosong yang menipu manusia, membuat manusia panjang angan-angan sehingga manusia takut kepada kelaparan, kemiskinan, kekurangan. Akhirnya manusia menjadi tersesat kecuali hamba Allah ﷻ yang "mukhlis" yang tidak mempan terhadap godaan setan. Mukhlis adalah orang yang apabila beramal hanya karena lillah tanpa mengharap pujian atau imbalan apapun, cukuplah rahmat dan rida Allah ﷻ saja yang diharapkan.

Kita harus selalu waspada akan godaan setan yang dahsyat, karna apapun akan dia upayakan dan tidak akan pernah menyerah, karena kalau menyerah ya bukan setan namanya. Waspadalah! Waspadalah!

والله أعلمُ ﺑﺎ ﻟﺼﻮﺍﺏ
“dan Allah lebih tahu yang sebenar-benarnya”

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.