Type Here to Get Search Results !

NERAKA BAGI ORANG KAFIR


Oleh: Umi Rizkyi

Setiap manusia pasti menginginkan hidup bahagia. Muda selalu dalam kesenangan. Tua dalam berlimpah harta bendanya. Mati masuk surga. Ke tiga tahapan waktu itu sangat diharapkan semua orang.

Namun demikian, banyak orang-orang yang lalai. Mereka lupa, bahwa masa muda itu bisa selalu bahagia hanya dengan taat kepada Allah SWT. Senantiasa menjalankan perintah-Nya dan menjauhi segala Larangan-Nya.

Berupaya sekuat tenaga untuk selalu berbuat dan beramal lebih baik lagi. Meningkatkan iman dan takwa pada diri sendiri. Bisa dengan meningkatkan tilawah, solat tepat waktu, solat Sunnah ditingkatkan, puasa Sunnah dan lain-lain.

Masa muda yang senantiasa penuh dengan rasa penasaran dan ingin tahu yang tinggi, maka mereka tidak sedikit yang terjerumus pada lembah kemaksiatan. Terjerembab dalam jurang kenistaan.

Misalnya banyak anak muda yang terjerumus pada pergaulan bebas, dengan menghalalkan seks bebas. Ada yang mencoba dan tergantung dengan obat-obatan terlarang yaitu narkoba. Kemudian ada yang di antara mereka mudah tersulut emosinya, karena hal sepele. Sehingga memicu adanya perkelahian hingga tawuran yang tidak dapat dihindarkan lagi. Dan masih banyak contoh lainya yang sejenisnya.

Kemudian masa tua inginnya hidup berlimang harta benda. Beruntung jika mereka orang kaya, akan jauh berbeda dengan orang yang dari kecil, dewasa dan tua dalam keadaan miskin atau kekurangan. Mereka akan merasa tidak berguna, letih, tidak ada artinya mereka masih hidup.

Jika orang kaya raya, maka bergelimang harta adalah hal yang mudah. Namun kebahagiaan tidak hanya pada harta benda semata. Walau tidak kekurangan dalam hal materi, tapi mereka ditinggal anak-anaknya. Setelah anak-anaknya nikah dan berkeluarga. Mereka akan tinggal sendirian di rumah. Terlebih, jika pasangan hidupnya telah meninggal lebih dahulu.

Maka kebahagiaan di masa tua akan terenggut begitu saja. Akan musnah, sirna entah kemana. Tidak ada satupun hal yang bisa mereka beli untuk kebahagiaan di hari tua mereka. Walau mereka mampu membeli kota, pulau bahkan sebuah negara sekalipun.

Dengan begitu, harapannya ketika ajal nanti datang menghampiri mereka bisa masuk surga. Di mana di sana terdapat beberapa keindahan dan tempat yang luar biasa. Tiidak ada satupun nikmat di sana mereka temui di dunia.

Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:

وَاتَّقُوا النَّارَ الَّتِيْٓ اُعِدَّتْ لِلْكٰفِرِيْنَۚ
"Dan peliharalah dirimu dari api neraka, yang disediakan bagi orang kafir." (QS. Ali 'Imran[3]:131).

Sudah sebuah kewajiban bagi setiap muslim untuk menjaga dirinya, keluarganya, anaknya, istrinya, orangtuanya dan orang-orang yang disayanginya dari api neraka. Sebisa mungkin mereka akan meninggalkan kemaksiatan dan melakukan ketaatan semaksimal mungkin. Sehingga tempat kembali adalah Jannah-Nya.

والله أعلمُ ﺑﺎ ﻟﺼﻮﺍﺏ
“dan Allah lebih tahu yang sebenar-benarnya”

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.