Type Here to Get Search Results !

LINDUNGI GENERASI MUDA ISLAM DARI PENGARUH BUDAYA ASING


Oleh : Emmy Emmalya

Genre musik pop yang dikenal dengan nama K-pop asal Korea Selatan ini, tengah digandrungi kaum milenial. K-pop yang berkembang sejak 1990-an ini, kini telah memiliki jutaan penggemar di seluruh dunia. Keberadaan mereka ternyata mengusik negara tetangganya yaitu Korea Utara. Dilansir dari kompas.com, hari selasa tanggal 20 juli 2021. Diberitakan bahwa, surat kabar Rodong Sinmun (media Korea Utara) memperingatkan kaum milenial akan bahayanya mengikuti budaya pop asal Korea Selatan.

Bagi mereka yang melakukan pelanggaran terhadap aturan ini akan diberi sanksi hukuman penjara hingga eksekusi mati. Ini adalah peringatan terbaru dari surat kabar resmi Korea Utara dalam menentang fesyen, gaya rambut dan musik ala Korea Selatan. Ini adalah bagian dari undang-undang terbaru yang berusaha untuk menghilangkan segala bentuk pengaruh asing, dengan ancaman hukuman berat. Dalam surat kabar tersebut, terdapat artikel yang menuliskan pernyataan Pemimpin Korea utara yaitu, Kim Joung-un yang menyebutkan bahwa, "Penetrasi ideologi dan budaya di bawah papan warna-warni borjuasi bahkan lebih bahaya dibandingkan musuh yang mengangkat senjata", Selain itu Kim Jong-un baru-baru ini juga melabeli K-pop sebagai "kanker ganas" yang bisa merusak kaula muda di Korea Utara, sebagaimana dikutip dari New York Times.

Menanggapi hal ini, Yang Moo-jin seorang profesor di University of North Korean Studies mengatakan kepada media Korea Herald bahwa Kim Jong-un, menyadari dengan baik bahwa budaya Barat atau K-pop bisa dengan mudah merasuki generasi muda dan memiliki dampak negatif terhadap sistem sosialis (Kompas.com, 20 Juli 2021).

Kim Jong-un, lanjutnya mengetahui benar bahwa aspek budaya dapat membebani sistem. Oleh karena itu dia menentangnya, dan berusaha untuk mencegah masalah lebih lanjut di masa yang akan datang. Terlepas dari konflik yang terjadi di antara Korea Utara dan Korea Selatan. Ada sikap yang harus diambil pelajaran bagi kaum muslim, yaitu Sikap tegas dan komitmen pemimpin Korea Utara dalam menjaga rakyatnya agar tidak terpengaruh oleh infiltasi budaya asing yang akan merusak moral generasi mudanya.

Inilah yang seharusnya dilakukan oleh para pemimpin negeri-negeri muslim saat ini. Karena Islam adalah sebuah ideologi yang memiliki aturan yang komprehensif. Islam tidak hanya mengatur ibadah manusia dengan Sang Pencipta saja tapi juga mengatur hubungan manusia dengan manusia sekaligus dengan makhluk yang lain. Karena Islam merupakan sebuah ideologi, maka sudah sepatutnya pemimpin kaum muslim saat ini melindung generasi muda Islam, agar tidak terinfiltrasi oleh budaya asing yang merusak ajaran Islam.

Tapi sayang hingga saat ini institusi yang mempersatukan umat Islam sedunia yang melindungi umat Islam dari pengaruh budaya lain belum terwujud, sehingga umat Islam saat ini bagaikan anak ayam yang kehilangan induknya. Mereka tercerai berai menjadi lebih dari 50 negeri dan hidup dibawah sistem yang bukan Islam. Maka wajar jika anak-anak kaum muslim saat ini banyak yang terpengaruh oleh budaya K-pop. Bahkan pernah sempat viral ada seorang remaja yang menyatakan rela menyerahkan kehormatannya demi mendapatkan personil K-pop.

Akan dibawa kemana generasi kaum muslim jika otaknya sudah dijejali dengan budaya dan ajaran yang bukan dari Islam. Apalagi ditambah akan ada kurikulum pendidikan yang akan menegasikan (meniadakan) agama dalam pelajaran di sekolah, akan semakin jauh saja generasi muslim untuk mengenal agamanya.

Sejatinya generasi muda adalah generasi yang akan melanjutkan tongkat estafet perjuangan Islam, jika pola pikir dan pola sikapnya sudah jauh dari nilai-nilai Islam maka kehancuran perabadan Islam tak bisa dielakkan lagi. Sudah saatnya umat Islam bebenah diri kembali kepada ajaran Islam yang kaffah, mengiring kembali generasi muda kepada Islam, sehingga peradaban Islam kembali tegak di atas muka bumi ini. Jangan sampai kita terlambat dalam menangkal budaya asing apalagi budaya yang diadopsi itu suatu yang bertentangan dengan ajaran Islam yang akan menggerus adab dan akhlak generasi muda Islam.

Semoga nasrulllah segera hadir dan penerapan Islam segera tegak kembali dalam sebuah institusi negara khilafah Islamiyah, yang akan melindungi generasi muda Islam dari infiltrasi budaya asing yang akan merusak dan menghancurkan ajaran Islam. Aamiin

والله أعلمُ ﺑﺎ ﻟﺼﻮﺍﺏ
“dan Allah lebih tahu yang sebenar-benarnya”

Posting Komentar

0 Komentar
* Please Don't Spam Here. All the Comments are Reviewed by Admin.